Minggu, 27 Maret 2011

RANGKUMAN KELAS 3 PEL. 19, 20 dan 21 SAKRAMEN TOBAT, TATA CARANYA PENERIMAANNYA DAN DOA TOBAT (PENYESALAN)


1.    Yesus memberi kuasa kepada para murid-muridNya untuk mengampuni dosa
2.    Kuasa mengampuni dosa diwariskan kepada para uskup dan imam-imam dari dulu, sekarang sampai akhir jaman
3.    Kita harus mengaku dosa, karena betapapun saleh dan baiknya manusia, ia selalu digoda dan dipengaruhi situasi dosa yang melanda dunia
4.    Asal sakramen tobat dari Allah sendiri (Yesus)
5.    Sakramen tobat adalah tanda kehadiran Allah, memperlihatkan bahwa yang manusia mau kembali berdamai dengan Allah
6.    Waktu Yesus datang Ia bersabda “damai sejahtera bagi kamu”
7.    Yesus diutus Allah Bapa dan Yesus mengutus para rasul
8.    Kuasa yang diberikan Yesus kepada para rasul salah satunya adalah kuasa untuk mengampuni orang berdosa
9.    Kuasa itu diwujudkan dalam sakramen pengampunan dosa
10. Orang Farisi dan ahli Taurat iri hati dan membenci Yesus. Mereka menyeret wanita pendosa untuk dibawa kepada Yesus, untuk mencobai Yesus.
11. Menurut hukum Taurat perempuan yang berzinah harus dihukum dengan cara dirajam (dilempari batu sampai mati)
12. Sikap Yesus terhadap wanita itu dan kepada orang Farisi dan ahli Taurat adalah berkata “siapa diantara kamu yang tidak berbuat dosa, hendaklah ia yang pertama kali melemparkan batu pada perempuan itu“
13. Barang siapa  mengampuni dosa orang, maka dosanya diampuni (Yoh.20:23)
14. Imam memberi pengampunan atas nama Tuhan bukan atas nama manusia sendiri
15. Dosa adalah tindakan sadar manusia untuk melakukan sesuatu yang berlawanan dengan kehendak Allah
16. Akibat dosa adalah rusaknya hubungan yang wajar dengan Tuhan, sesama, dan lingkungan
17. Melalui sakramen tobat orang diperdamaikan lagi dengan umat yang dilukai oleh dosanya
18. Agar hubungan kita dengan Allah, sesama, dan lingkungan menjadi harmonis kita harus mengakui kembali dosa kita melalui sakramen tobat
19. Tobat berarti berpaling dari jalan yang salah kembali ke jalan yang benar. Tindakan tersebut harus dilakukan dengan segenap jiwa raga, pikiran, perkataan, dan perbuatan.
20. Orang yang melakukan pengakuan dosa disebut peniten
21. Penitensi adalah denda dosa
22. Urutan tata cara penerimaan sakramen tobat:
a.  Pemeriksaan batin: kita mengingat dosa dan kesalahan yang pernah kita dibuat
b.  Doa tobat: dengan sikap tiap yang sungguh-sungguh, Tuhan akan mengampuni dosa kita
c.  Kita mengakukan dosa kita dihadapan Bapa pengakuan untuk menerima sakramen tobat
d.  Tanda pengampunan dosa dari Allah kita, akan diberikan oleh Bapa pengampunan berupa kata-kata
e.  Setelah diberikan pengampunan kita harus melakukan tugas doa yang telah diberikan sebagai penitensi dosa-dosa kita dan menjalankan dosa silih
23.  Tempat pengakuan dosa disebut kamar/ruang pengakuan dosa
24.  Zakheus adalah seorang pemungut cukai yang tinggal di kota Yerikho di Palestina
25. Zakheus merupakan orang kaya dan terkenal tapi dia bekerja selalu tidak jujur dan mengambil semua kekayaan rakyat jelata. Zakheus juga suka memeras rakyat yang menyetor pajak. Ia bertubuh pendek
26. Zakheus yang berdosa bertobat dihadapan Yesus
27. Bertobat berarti kembali kepada Tuhan
28.  Janji Zakheus kepada Yesus:
-    Bantu orang miskin
-    Mengembalikan seluruh harta yang pernah diperas dari orang lain
-    Bertekat menjalankan hidup yang baik
29. Kata yang diucapakan saat mengaku dosa: “Bapa, pengakuan saya yang terakhir adalah....(1 minggu/1 bulan/1 tahun) yang lalu. Dosa saya adalah...(sesuai dari hasil pemeriksaan batin). Saya menyesal atas semua dosa saya dan dengan hormat saya mohon pengampunan dan penitensi yang berguna bagi saya.
30. Doa tobat:
Tuhan Yang Maha Rahim, aku menyesal atas dosa-dosaku, sebab patut aku Engkau hukum, terutama sebab aku telah menghina Engkau Yang Maha Murah dan Maha Baik bagiku. Aku benci akan segala dosaku dan berjanji dengan pertolongan rahmat-Mu hendak memperbaiki hidupku dan tidak akan berbuat dosa lagi. Allah kasihanilah aku orang berdosa ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar