Minggu, 27 Maret 2011

RANGKUMAN KELAS 3 PEL.17&18 DOSA DAN TOBAT (PENGAMPUNAN)


1.      Dosa dapat diartikan sebagai:
-  Tindakan melawan Allah
-  Tindakan memutuskan hubungan dengan Allah, sesama, dan lingkungannya
-  Berbalik dari Tuhan, sesama dan lingkunganya
2.      Menolak dan berbuat jahat terhadap orang tua adalah kesalahan atau dosa yang besar
3.      Kisah Adam dan Hawa di taman Eden memberi gambaran jelas bagaimana manusia memutuskan hubungan dengan Allah, sesama dan lingkungannya
-      Memutuskan hubungan dengan Allah: hubungan menjadi retak karena adam dan hawa memakan buah terlarang
-      Memutuskan hubungan dengan sesama: adam dan hawa saling menyalahkan, hubungan adam dan hawa menjadi retak.
-      Lalu hubungan dengan taman eden: hubungan mereka menjadi buruk karena adam dan hawa diusir, akhirnya taman itu ditumbuhi onak dan duri.
4.       Dosa asal adalah kisah dosa pertama manusia yang dibuat oleh adam dan hawa (kejadian 2-3)
5.      Malin kundang adalah contoh cerita rakyat menggambarkan dosa terhadap orang tua (durhaka)
6.      Kebebasan yang digunakan secara salah akan merugikan diri sendiri
7.      Keterbukaan dan kesadaran akan kesalahan memberi jalan kepada Allah
8.      Allah selalu bersedia mengampuni dan menerima kembali setia anak yang sadar akan kesalahannya
9.      Allah kita adalah Allah Bapa yang mencintai semua orang
10.   Allah memberika kebebasan dengan sepenuh hati tanpa rasa curiga, dengan kata lain Allah sungguh menghormati manusia cipataanNya
11.   Manusia baru menjadi sadar, takut, dan gelisah setelah tahu dirinya menyalahgunakan kebebasan yang diberikan Allah itu
12.   Allah tidak pernah memperhitungkan kesalahan manusia jika manusia sungguh mau mengubah seluruh hidupnya yang telah rusak
13.   Lukas 15: 11-32 menceritakan perumpamaan anak yang hilang
14.   Tokoh utama dalam cerita anak yang hilang adalah si sulung dan bapa
15.   Dalam kehidupan kita harus bersikap positif
16.   Sikap yang dapat diwujudkan sesuai pesan Bunda Maria untuk bertobat adalah mengakui jika bersalah

RANGKUMAN KELAS 3 PEL. 19, 20 dan 21 SAKRAMEN TOBAT, TATA CARANYA PENERIMAANNYA DAN DOA TOBAT (PENYESALAN)


1.    Yesus memberi kuasa kepada para murid-muridNya untuk mengampuni dosa
2.    Kuasa mengampuni dosa diwariskan kepada para uskup dan imam-imam dari dulu, sekarang sampai akhir jaman
3.    Kita harus mengaku dosa, karena betapapun saleh dan baiknya manusia, ia selalu digoda dan dipengaruhi situasi dosa yang melanda dunia
4.    Asal sakramen tobat dari Allah sendiri (Yesus)
5.    Sakramen tobat adalah tanda kehadiran Allah, memperlihatkan bahwa yang manusia mau kembali berdamai dengan Allah
6.    Waktu Yesus datang Ia bersabda “damai sejahtera bagi kamu”
7.    Yesus diutus Allah Bapa dan Yesus mengutus para rasul
8.    Kuasa yang diberikan Yesus kepada para rasul salah satunya adalah kuasa untuk mengampuni orang berdosa
9.    Kuasa itu diwujudkan dalam sakramen pengampunan dosa
10. Orang Farisi dan ahli Taurat iri hati dan membenci Yesus. Mereka menyeret wanita pendosa untuk dibawa kepada Yesus, untuk mencobai Yesus.
11. Menurut hukum Taurat perempuan yang berzinah harus dihukum dengan cara dirajam (dilempari batu sampai mati)
12. Sikap Yesus terhadap wanita itu dan kepada orang Farisi dan ahli Taurat adalah berkata “siapa diantara kamu yang tidak berbuat dosa, hendaklah ia yang pertama kali melemparkan batu pada perempuan itu“
13. Barang siapa  mengampuni dosa orang, maka dosanya diampuni (Yoh.20:23)
14. Imam memberi pengampunan atas nama Tuhan bukan atas nama manusia sendiri
15. Dosa adalah tindakan sadar manusia untuk melakukan sesuatu yang berlawanan dengan kehendak Allah
16. Akibat dosa adalah rusaknya hubungan yang wajar dengan Tuhan, sesama, dan lingkungan
17. Melalui sakramen tobat orang diperdamaikan lagi dengan umat yang dilukai oleh dosanya
18. Agar hubungan kita dengan Allah, sesama, dan lingkungan menjadi harmonis kita harus mengakui kembali dosa kita melalui sakramen tobat
19. Tobat berarti berpaling dari jalan yang salah kembali ke jalan yang benar. Tindakan tersebut harus dilakukan dengan segenap jiwa raga, pikiran, perkataan, dan perbuatan.
20. Orang yang melakukan pengakuan dosa disebut peniten
21. Penitensi adalah denda dosa
22. Urutan tata cara penerimaan sakramen tobat:
a.  Pemeriksaan batin: kita mengingat dosa dan kesalahan yang pernah kita dibuat
b.  Doa tobat: dengan sikap tiap yang sungguh-sungguh, Tuhan akan mengampuni dosa kita
c.  Kita mengakukan dosa kita dihadapan Bapa pengakuan untuk menerima sakramen tobat
d.  Tanda pengampunan dosa dari Allah kita, akan diberikan oleh Bapa pengampunan berupa kata-kata
e.  Setelah diberikan pengampunan kita harus melakukan tugas doa yang telah diberikan sebagai penitensi dosa-dosa kita dan menjalankan dosa silih
23.  Tempat pengakuan dosa disebut kamar/ruang pengakuan dosa
24.  Zakheus adalah seorang pemungut cukai yang tinggal di kota Yerikho di Palestina
25. Zakheus merupakan orang kaya dan terkenal tapi dia bekerja selalu tidak jujur dan mengambil semua kekayaan rakyat jelata. Zakheus juga suka memeras rakyat yang menyetor pajak. Ia bertubuh pendek
26. Zakheus yang berdosa bertobat dihadapan Yesus
27. Bertobat berarti kembali kepada Tuhan
28.  Janji Zakheus kepada Yesus:
-    Bantu orang miskin
-    Mengembalikan seluruh harta yang pernah diperas dari orang lain
-    Bertekat menjalankan hidup yang baik
29. Kata yang diucapakan saat mengaku dosa: “Bapa, pengakuan saya yang terakhir adalah....(1 minggu/1 bulan/1 tahun) yang lalu. Dosa saya adalah...(sesuai dari hasil pemeriksaan batin). Saya menyesal atas semua dosa saya dan dengan hormat saya mohon pengampunan dan penitensi yang berguna bagi saya.
30. Doa tobat:
Tuhan Yang Maha Rahim, aku menyesal atas dosa-dosaku, sebab patut aku Engkau hukum, terutama sebab aku telah menghina Engkau Yang Maha Murah dan Maha Baik bagiku. Aku benci akan segala dosaku dan berjanji dengan pertolongan rahmat-Mu hendak memperbaiki hidupku dan tidak akan berbuat dosa lagi. Allah kasihanilah aku orang berdosa ini.

RANGKUMAN KELAS 3 PEL.17&18 DOSA DAN TOBAT (PENGAMPUNAN)




1.      Dosa dapat diartikan sebagai:
-  Tindakan melawan Allah
-  Tindakan memutuskan hubungan dengan Allah, sesama, dan lingkungannya
-  Berbalik dari Tuhan, sesama dan lingkunganya
2.      Menolak dan berbuat jahat terhadap orang tua adalah kesalahan atau dosa yang besar
3.      Kisah Adam dan Hawa di taman Eden memberi gambaran jelas bagaimana manusia memutuskan hubungan dengan Allah, sesama dan lingkungannya
-      Memutuskan hubungan dengan Allah: hubungan menjadi retak karena adam dan hawa memakan buah terlarang
-      Memutuskan hubungan dengan sesama: adam dan hawa saling menyalahkan, hubungan adam dan hawa menjadi retak.
-      Lalu hubungan dengan taman eden: hubungan mereka menjadi buruk karena adam dan hawa diusir, akhirnya taman itu ditumbuhi onak dan duri.
4.       Dosa asal adalah kisah dosa pertama manusia yang dibuat oleh adam dan hawa (kejadian 2-3)
5.      Malin kundang adalah contoh cerita rakyat menggambarkan dosa terhadap orang tua (durhaka)
6.      Kebebasan yang digunakan secara salah akan merugikan diri sendiri
7.      Keterbukaan dan kesadaran akan kesalahan memberi jalan kepada Allah
8.      Allah selalu bersedia mengampuni dan menerima kembali setia anak yang sadar akan kesalahannya
9.      Allah kita adalah Allah Bapa yang mencintai semua orang
10.   Allah memberika kebebasan dengan sepenuh hati tanpa rasa curiga, dengan kata lain Allah sungguh menghormati manusia cipataanNya
11.   Manusia baru menjadi sadar, takut, dan gelisah setelah tahu dirinya menyalahgunakan kebebasan yang diberikan Allah itu
12.   Allah tidak pernah memperhitungkan kesalahan manusia jika manusia sungguh mau mengubah seluruh hidupnya yang telah rusak
13.   Lukas 15: 11-32 menceritakan perumpamaan anak yang hilang
14.   Tokoh utama dalam cerita anak yang hilang adalah si sulung dan bapa
15.   Dalam kehidupan kita harus bersikap positif
16.   Sikap yang dapat diwujudkan sesuai pesan Bunda Maria untuk bertobat adalah mengakui jika bersalah

RANGKUMAN KELAS3 PEL. 16 TATA CARA PERAYAAN EKARISTI


1.    Tata Urutan perayaan Ekaristi

I.             RITUS PEMBUKAAN                                III. Liturgi Ekaristi
1)    Lagu Pembukaan                                     1) Persembahan
2)    Tanda Salib                                             2) Doa Syukur Agung
3)    Salam Pembukaan                                   3) Komuni
4)    Pengantar
5)    Pernyataan Tobat
6)    Tuhan Kasihanilah Kami
7)    Kemuliaan

II.           LITURGI SABDA                                                IV. PENUTUP
1)   Bacaan Pertama                                                1) Pengumuman
2)   Mazmur tanggapan                                  2) Berkat dan Pengutusan
3)   Bacaan Kedua                                         3) Lagu Penutup
4)   Bait pengantar Injil
5)   Bacaan Injil
6)   Homili
7)   Syahadat
8)   Doa umat

2.    Ekaristi yang selalu kita rayakan berasal dari pesan Yesus
3.    Perayaan Ekaristi terdiri atas dua bagian pokok, yaitu:
-    Liturgi sabda
-    Liturgi ekaristi
4.    Tata urutan perayaan ekaristi dibagi menjadi empat bagian, yaitu:
-    Pembukaan
-    Liturgi sabda
-    Liturgi ekaristi
-    Penutup
5.    Upacara pembukaan tujuannya untuk:
Mengajak kita mempersiapkan hati dan seluruh hidup kita agar mampu mendengarkan sabda Allah dan siap mengadakan perjamuan dengan Tuhan.
6.    Tujuan liturgi sabda adalah untuk menyampaikan pesan Tuhan melalui bacaan-bacaan, homili kotbah dan syahadat iman
7.    Pada saat mendengarkan sabda Tuhan kita harus membuka hati sehingga kebaikan itu datang melalui sabda yang kita dengarkan.
8.    Pembaca sabda di gereja disebut lektor
9.    Tempat lektor membaca sabda disebut mimbar

10.      Hal yang kita lakukan agar kita sampai pada puncak perayaan ekaristi adalah:
-          Mempersiapkan diri dengan menyesali dosa
-          Dengan membangun perdamaian
-          Mendengarkan sabda
11.     Perayaan ekaristi menjadi puncak sumber hidup iman Gereja
12.     Dari kisah 2:42 kita dapat mengetahui cara Gereja Perdana dalam mengadakan perayaan ekaristi, yaitu:
-          Mereka tekun mendengarkan ajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan
-          Mereka berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa
13.     Prefasi adalah persiapan doa syukur agung berupa nyanyian syukur yang disesuaikan dengan masa liturgi
14.     Embolisme adalah seruan iman dan umat setelah doa Bapa Kami
15.     Embolisme berisi tentang pengharapan akan kedatangan Yesus Kristus
16.     Anamnese yaitu umat menyatakan kepercayaannya akan Kristus yang sungguh wafat, sungguh bangkit dan sungguh akan datang kembali
17.     Doksologi disebut juga pujian
18.     Lagu pembukaan dimaksudkan agar umat memuji dan mengiringi Tuhan beserta para misdinar menuju Altar
19.     Salam pembukaan yaitu imam menyapa umat dengan memberi salam
20.     Pengantar pembukaan yaitu imam menjelaskan tema perayaan ekaristi sekaligus mengantar umat untuk bertobat
21.     Pernyataan tobat yaitu umat menyatakan tobat bersama agar pantas mengikuti perayaan ekaristi
22.     Tuhan Kasihanilah kami yaitu umat bersama imam memohon belas kasihan Tuhan
23.     Kemuliaan yaitu umat bersama imam memuji dan memuliakan Tuhan
24.     Doa pembukaan yaitu imam atas nama umat mendoakan doa pembukaan
25.     Umat mendengarkan kitab suci pada saat lektor membacakannya
26.     Mazmur tanggapan yaitu umat menanggapi sabda Tuhan dari bacaan pertama
27.     Bait pengantar Injil yaitu umat menyerukan “aleluya“ untuk menyambut pewartaan Injil
28.     Injil artinya kabar gembira
29.     Injil Yesus Kristus ditulis oleh 4 orang pengarang yaitu Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes
30.     Injil Lukas, Matius, dan Markus disebut Injil Sinopsis
31.     Homili disebut juga kotbah
32.     Syahadat atau credo yaitu umat menyatakan imannya dengan doa aku percaya
33.     Doa umat yaitu umat menyampaikan doa-doa permohonan kepada Tuhan
34.     Kolekte yaitu umat mempersembahkan diri kepada Tuhan bersama kurban kristus dengan lambang penyerahan dari milik atau kasih usahanya (uang)
35.     Doa persembahan yaitu imam memohon berkat Tuhan atas persembahan umat
36.     Dialog pembukaan berisi tentang sapaan imam dan tanggapan umat.
37.     Doa damai yaitu umat memohon damai dan kesatuan dengan seluruh umat manusia dengan saling menyatakan cinta kasih
38.     Doa komuni yaitu imam mengucapkan doa komuni sebagai doa penutup seluruh perayaan ekaristi
39.     Berkat yaitu imam memberkati umat dan mengutusnya untuk membawa damai dalam hidupnya
40.     Lagu penutup yaitu lagu syukur untuk menutup perayaan ekaristi